Isi berkas LRC ternyata sangat sederhana
Berkas LRC adalah teks biasa. Tiap baris lirik diawali penanda waktu dalam kurung siku:
[00:12.50]Baris pertama lirik[00:16.20]Baris kedua lirik
Artinya: tampilkan baris pertama pada detik 12,50 dan baris kedua pada detik 16,20. Pemutar membaca daftar itu, membandingkannya dengan posisi pemutaran, lalu menyorot baris yang sesuai.
Formatnya [menit:detik.perseratus]. Jadi [03:45.80] berarti menit ketiga, detik ke-45,80.
Bagian kepala yang opsional
Di atas lirik biasanya ada beberapa baris keterangan:
[ti:Judul Lagu][ar:Nama Artis][al:Nama Album][offset:+200]
Yang paling berguna adalah offset. Nilainya dalam milidetik, dan menggeser seluruh lirik sekaligus. Kalau lirik terasa selalu terlambat setengah detik, tambahkan [offset:-500] dan semuanya maju — tanpa perlu menyunting ratusan baris satu per satu.
Per-baris versus per-kata
LRC standar bekerja per baris: satu penanda waktu untuk satu baris utuh. Cukup untuk sebagian besar kebutuhan.
Ada perluasan yang disebut Enhanced LRC yang menambahkan penanda waktu di tengah baris, sehingga kata demi kata bisa menyala seperti karaoke:
[00:12.50]<00:12.50>Aku <00:12.90>berjalan <00:13.40>pulang
Perhatikan bedanya: penanda baris memakai kurung siku, penanda kata memakai kurung sudut. Pemutar yang tidak mendukung per-kata akan mengabaikan kurung sudut dan tetap menampilkan barisnya utuh — jadi formatnya aman dipakai.
Membuat penanda per-kata jauh lebih melelahkan daripada per-baris. Untuk kebanyakan orang, per-baris sudah memberi 90% dari pengalamannya.
Cara menyimpannya agar terbaca
Aturan penamaannya sederhana tapi harus tepat: berkas LRC harus punya nama yang sama persis dengan berkas musiknya, hanya beda ekstensi.
01 - Airbag.flac berpasangan dengan 01 - Airbag.lrc, di folder yang sama.
Kalau namanya berbeda satu karakter pun — termasuk spasi tambahan — pemutar tidak akan menemukannya. Ini penyebab paling umum lirik yang "tidak muncul padahal berkasnya ada".
Sebagian pemutar juga bisa membaca lirik yang ditanam di dalam metadata berkas. Kelebihannya ikut berpindah bersama berkas; kekurangannya lebih sulit disunting.
Membuat LRC sendiri
Kalau lagu yang kamu suka tidak punya LRC di mana pun — sering terjadi pada musik lokal atau indie — kamu bisa membuatnya. Prosesnya:
- Tulis dulu seluruh liriknya sebagai teks biasa, satu baris per baris nyanyian
- Buka di aplikasi pembuat LRC, atau putar lagunya sambil menekan tombol tiap baris dimulai
- Rapikan penanda waktunya, terutama di bagian yang bertempo cepat
- Uji dengan memutar lagunya utuh, lalu sesuaikan offset kalau perlu
Untuk lagu berdurasi empat menit, ini biasanya makan waktu 10–15 menit. Melelahkan untuk seluruh koleksi, tapi masuk akal untuk lagu yang benar-benar berarti buatmu.
Kenapa lirik sering tidak sinkron
Tiga penyebab paling umum, dan semuanya bisa diperbaiki:
- Versi lagunya berbeda. LRC dibuat untuk versi album, tapi kamu punya versi single yang intronya lebih pendek. Seluruh liriknya bergeser.
- Berkasmu punya jeda hening di awal. Beberapa rip menyertakan satu-dua detik hening yang tidak ada di versi acuan.
- Penanda waktunya memang kasar. Sebagian LRC dibuat cepat-cepat dengan ketelitian rendah.
Untuk dua penyebab pertama, offset menyelesaikannya dalam satu baris.
Bagaimana EarTea membantu
EarTea mencari lirik dari beberapa sumber sekaligus dan menyimpannya sebagai berkas LRC dengan penamaan yang benar, sehingga langsung terbaca pemutar musikmu.
Pemutar bawaan EarTea juga menampilkan liriknya dengan sorotan per-baris dan per-kata, lengkap dengan pengaturan ukuran teks dari sangat kecil sampai sangat besar — berguna kalau kamu memutarnya di layar besar dari kejauhan.
Coba di satu album favoritmu: lirik yang bergerak mengubah cara kamu mendengarkan lagu yang sudah kamu hafal sekalipun.
Buka EarTea