Artikel EarTea
Catatan praktis seputar audio lossless, metadata musik, dan cara menata koleksi pribadi: ditulis dari pengalaman membangun EarTea.
Cover Art: Ukuran, Format, dan Cara Menyimpannya yang Benar
Sampul album 4000 piksel membuat koleksimu membengkak tanpa manfaat. Panduan ukuran, format, dan cara penyimpanan yang masuk akal.
Berkas LRC: Cara Kerja Lirik yang Bergerak Mengikuti Lagu
Format LRC menyimpan lirik lengkap dengan penanda waktu. Penjelasan formatnya, perbedaan per-baris dan per-kata, serta cara membuatnya sendiri.
Mencadangkan Koleksi Musik: Strategi Sederhana yang Benar-benar Dipakai
Aturan 3-2-1, pilihan media penyimpanan, dan cara mencadangkan koleksi musik besar tanpa membuat prosesnya terlalu merepotkan untuk dijalankan.
Kenapa Metadata Musik Selalu Berantakan (dan Cara Merapikannya)
Judul lagu tanpa kapital, artis tertulis tiga versi berbeda, album terpecah jadi lima. Ini penyebabnya dan cara membereskannya tanpa mengulang dari nol.
FLAC, ALAC, WavPack, APE: Mana yang Sebaiknya Kamu Pakai?
Empat format lossless populer dibandingkan dari sisi dukungan perangkat, rasio kompresi, kecepatan, dan masa depan koleksimu.
Bagaimana Komputer Mengenali Lagu dari Suaranya Saja
Sidik jari akustik memungkinkan lagu dikenali tanpa membaca judulnya. Penjelasan sederhana tentang cara kerja AcoustID dan MusicBrainz.
Menata Koleksi Musik Lokal: Struktur Folder yang Tidak Bikin Pusing
Struktur folder, penamaan berkas, dan kebiasaan sederhana yang membuat koleksi musik ribuan lagu tetap rapi bertahun-tahun.
Kenapa Masih Menyimpan Musik Sendiri di Era Streaming?
Streaming praktis, tapi katalognya bisa berubah kapan saja. Alasan-alasan nyata orang tetap menyimpan koleksi musik pribadi.
Kenapa Volume Antar-Lagu Berbeda-beda (dan Cara Menyeragamkannya)
Satu lagu pelan, lagu berikutnya menghentak. Penjelasan tentang loudness war, ReplayGain, dan cara membuat koleksimu terdengar seimbang.
Cara Membedakan FLAC Asli dan FLAC Palsu
FLAC hasil konversi dari MP3 tetap berukuran besar tapi kualitasnya tidak kembali. Empat tanda yang bisa kamu periksa sendiri.
Hi-Res Audio Dijelaskan: Sample Rate dan Bit Depth
Apa arti 24 bit dan 96 kHz, kenapa CD sudah cukup untuk telinga manusia, dan kenapa album Hi-Res sering tetap terdengar lebih baik.